Aktivis dan keluarga korban revolusi ikut ambil bagian dalam acara buka puasa puasa tersebut.
"Kami sekitar 150 orang, berkumpul di dekat masjid Omar Makram, ketika polisi militer dengan tongkat menyerang kami dan mulai memukul kami," kata seorang peserta, Ahmad Faris, kepada AFP.
"Setelah berbuka puasa, beberapa orang mulai menyerukan menggantung Mubarak. Kemudian polisi turun tangan dengan tongkat mereka. Memaksa kami lari ke dalam stasiun metro," kata aktivis Ahmad Naim.
Seorang wanita di tempat kejadian mengatakan seorang petugas mengatakan bahwa pasukan keamanan mengambil tindakan keras karena beberapa peserta telah melemparkan batu ke arah polisi.
Aktivis mengatakan mereka akan kembali dalam jumlah besar untuk melakukan aksi di tahrir suare, yang merupakan pusat aksi protes massa jalanan yang menggulingkan Mubarak pada bulan Februari, untuk mendorong reformasi setelah Ramadhan berakhir.(fq/afp)