Mursi menambahkan,”Sesungguhnya rakyat Mesir menyetujui konstitusi baru yang memberikan hak kepada warga negaranya untuk memeluk agama samawi dan melaksanakan ibadahnya masing-masing secara khusus, namun perlu dicatat, dalam hal ini perlunya memisahkan antara agama Yahudi dan loyalitas kepadanya serta praktik kekerasan terhadap warga Palestina yang tak bersenjata dalam serangan yang sangat nyata terhadap jiwa dan harta benda mereka”.
Sebelumnya beberapa surat kabar Amerika mengutip perkataan Presiden Mursi yang menggambarkan yahudi sebagai “Penghisap darah dan keturunan Kera dan babi”.(hr/slam Today)