Maksiat adalah perbuatan durhaka(asha) kepada allah swt.Perbuatan maksiat bisa berpa menolak melaksanakan perintah Allah SWT atau melanggar LaranganNya.Yahudi adalah kaum yang paling sering melakukan maksiatkepada Allah SWT.Dia SWT mengabadikannya dalam Firman-Nya:”Kami mendengar dan kami mendurhakai”.Sikap maksiat mereka yang paling besar adalah mengubah-ubah hukum dan ayat-ayat Allah,menutupi kebenaran dalam kitabullah,mengarang ayat lalu mengklaim bahwa itu dari Allah,hingga membunuh para nabi utusan Allah.Maka mereka menjadi bangsa yang layak mendapat murka Allah SWT(al maghdluub alaihim).
Yahudi ternyata konsisten dari dulu hingga hari ini,yakni bermaksiat kepada Allah dan mengajak seluruh bangsa untuk bermaksiat kepada-Nya.Mereka mengarang ideologi-ideologi seperti kapitalisme liberalisme dan sosialisme komunisme untuk dijadikan pedoman hidup yang sudah mapan sejak runtuhnya adidaya rumawi dan persia pada tahun 15H,yakni pedoman hidup islam yang dibawa oleh Muhammad Rasulullah SAW. Sejak awal mereka menolak islam karena rasa dengki di hati mereka kenapa rasul yang dijanjikan Allah swt dalam kitab taurat mereka koq orang arab,bukan dari Bani Israil? Salah satu kabilah yahudi ,yakni Bani Nadlir,hendak membunuh Nabi Muhammad SAW.Namun mereka ketahuan hingga mereka diusir dari kota madinah dan harta mereka dirampas.
Yahudi tidak kapok. Mereka terus berusaha menghancurkan islam dan kaum Muslimin semata-mata untuk mengajak manusia untuk durhaka kepada Allah swt.Hari ini dunia dikuasai sistem kapitalisme liberalisme ciptaan yahudi. Ekonomi dan politik dunia dikuasai yahudi dengan pengendalian mereka atas sistem keuangan internasional melalui IMF dan World Bank dengan sistem Pinjaman Uang ribawi. Para pemilik uang ribawi inilah yang sebenarnya mengendalikan industri dan perdagangan dunia,mengendalikan politik,mengendalikan opini media massa, cara berfikir dan cara hidup rakyat,hingga mengendalikan program-program pemerintah,pembuatan UU di parlemen, maupun berbagai keputusan pengadilan.
Maka tidak heran kalau liberalisasi dan kemaksiatan merajalela. Liberalisasi politik merebak dan moral bangsa pun merosot. Korupsi,suap,gratifikasi,hingga penjualan aset-aset Bangsa dan Negara kepada swasta bahkan imperialis asing merajalela.
Liberalisasi Ekonomi menjadikan ekonomi bangsa dan negara dikuasai segelintir orang kaya pemilik modal dan kekuatan modal asing. Subsidi pupuk dan saprotan dicabut, petani jatuh lalu digilas dengan produk impor. UU migas dan Penanaman Modal mempersilakan modal asing masuk tanpa batas,lalu menyedot kekayaan alam dari bumi indonesia, lalu menyedot uang di kanton grakyat indonesia dengan kenaikan TDL dan BBM serta efek multipleirnya.Pemerintah tampak tidak melaksanakan tugas sebagai “penggembala”. Mereka tidak berpihak kepada mayoritas rakyat miskin yang notabene adalah kaum muslimin,pemilik sah negara ini.Mungkin pemerintah ini bagian dari antek penjelajah kapitalis?
Liberalisasi media massa telah lahirkan liberalisasi tingkah laku,liberalisasi pendapat dan ekspresi bahkan liberalisasi agam dan keyakinan. Maraknya pornografi dan pornoaksi berbanding lurus dengan maraknya tayangan media massa yang semkain liberal dan miskin moralitas. Pornografi dan pornoaksi itu menjadi bumbu-bumbu penyedap iklan produk-produk liberalisasi ekonomi dan bumbu penyedap liberalisasi kekuasaan. Dan ujungnya adalah maraknya Liberalisasi agama dan Keyakinan,maraknya aliran sesat,free sex,miras,narkoba,dan lain-lain yang semua itu adalah bentuk nyata maksiat kepada Allah Azza wa Jalla.
Inilah babak baru penjajahan kapitalis liberal kepada Indonesia. Rakyat dan pejabat dijerumuskan kedalam jurang kemaksiatan. Mereka melalaikan dan menyia-nyiakan hukum dan perintah Allah swt,pemilik kehidupan yang menciptakan manusiadi dunia maupun di akhirat kelak.
PADAHAL Allah swt berfirman:”Jikalau sekiranya penduduk negeri beriman dan bertaqwa,pastilah kami akan melimpahkan kepada merekaberkah dari langit dan bumi,tetapi mereka mendustakan(ayat-ayat kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya[QS.Al-A'raf:96]
Semoga dengan berpegang teguh kepada ayat al-quran diatas,Bangsa Indonesia yang mayoritas beriman kepada Allah swt segera bangkit membersihkan bumi indonesia dari Liberal dan berbagai kemaksiatan yang ditimbulkannya, yang merupakan borok-borokyang akan melemahkan vitalitas bangsa Indonesia. Untuk itu Forum Umat Islam [FUI] mengajak seluruh umat islam dan segenap komponen bangsa untuk bergabung dalam AKSI SEJUTA UMAT ”INDONESIA TANPA MAKSIAT” Jum'at 30 Maret 2012 di Bundaran HI Jakarta.Bagi kota dan umat yang jauh dari jakarta dan sekitarnya diharapkan umat disana melakukan aksi serupa serentak di hari yang sama.
Semoga dengan gerakan ini bangsa dan negara Indonesia mampu mencapai martabat yang luhur dibawah naungan syariat Allah swt. Baldatun Thayyibatun wa Rabbun ghafur. Amin Ya Rabbal Alamin.